Kejutan Terindah dari Anak Didikku (1)

PELAJARAN BERHARGA 
TETANG MAKNA BERBAGI DAN MENGHARGAI (1)


Seperti biasa hari Senin (22 Feb 2010) saya masuk kelas VIII A  pada jam ketiga. Saya agak molor dari biasanya karena ketika di luar banyak anak-anak yang menghampiri untuk sekedar mengucapkan selamat ulang tahun kepada saya seperti pada ulang tahun saya sebelumnya. 
Saat memasuki kelas VIII A seperti biasa saya menyapa anak-anak  dan tak lupa mengucapkan termakasih kepada anak-anak dan  beberapa orang tuanya  yang telah mengirimkan sms  dan  menulis di wall FB  saya malam dan pagi harinya. Saya juga menyampaikan syukur tak terhingga  bahwa ternyata masih banyak sekali yang peduli dengan saya, terbukti dengan banyaknya pesan lewat wall  FB yang lebih dari 100- an. Ketika saya sampaikan ucapan terimakasih  untuk diteruskan ke orangtuanya. Semua anak-anak cuma diam dan tanpa ekspresi.
Saya melanjutkan pelajaran seperti biasa. Kebetulan hari itu materinya melukis lingkaran luar dan lingkaran dalam segitiga. Anak-anak ya asyik saja melukis sesuai yang saya tunjukkan. Sampai saatnya istirahat saya juga masih bertanya-tanya dalam hati. "Kok, anak kelas VIII A nggak ada yang nyalami saya", padahal pagi harinya banyak yang ngirim SMS.
Pertanyaan itu akhirnya terjawab  ketika sehabis istirahat pertama hanya ada satu anak yang megangin pintu. Dan ketika saya mau masuk, dilarang "Bentar bu, tunggu lima menit saja". Setelah lima menit, belu sempat masuk saya sudah curiga, ada sesuatu karena semua korden di tutup rapat., hingga kelas hanya remang-remang. Dan ternyata... sambutan meriah tulisan besar-besar di papan tulis dan kue tar plus lilin di atasnya sudah menantidi atas meja guru...Nyanyian ulang tahunpun menggema di ruang kelask saya pagi itu.
Saya tak mampu berkata apa-apa selain berdiri terpaku. Tak terasa saya menangis haru. Acara selanjutnya saya hanya menurut saja ketika anak-anak meminta saya memotong kue. Dan seperti sutradara seinetron mereka mengarahkan saya untuk membagikan kue kepada anak-anak untuk difoto satu per satu. Sore harinya foto-foto mereka sebagian sudah saya upload dalam album  di FB saya.
Terimakasih anak-anakku, kau telah memberi pelajaran yang begitu indah kepada gurumu.