I'm Very Happy

KESAN YANG MENGHARUKAN

(Bagian II)

Andi Setiawan

Enak, dan adanya kerja kelompok menjalin eratnya persahabatan teman-teman. Semoga pelajaran matematika tidak hanya dipelajarin tapi dipraktekkan.

Ihsan Yunanto

Saya bisa mengerti bentuk-bentuk jaring-jaring prisma dan limas secara jelas. Pesan saya diperbanyak lagi penemuannya agar lebih jelas lagi dan tambah mengerti.

Himawan P.

Bagus, karena pelajaran semacam ini menyenangkan karena diselingi dengan bermain. Lebih diperpanjang lagi waktunya.

Fauzi Wahyu Niko N.

Supaya program belajar seperti ini lebih dikembangkan. Belajar seperti ini menyenangkan, lebih asyik dan seru.

Herman Prasetyo

Bisa mengerti lebih jelas tentang bangun-bangun ruang.

Yanuar Ahmad

Enak dan menyenangkan karena tiap kali pelajaran menggunakan benda praktek. Kalau bias waktunya ditambah.

Inung

Senang, karena belajar sambil bermain dan tidak membosankan. Pesan: Ibu kembali ke sini lagi…

Panca Ayu Listyorini

Enak mengajarnya dengan cara dipraktekkan dan dipresentasikan. Jadi membuat siswa yang sebelumnya diam menjadi aktif, dan membuat siswa lebih akrab dengan teman lainnya. Waktunya lebih banyak dan jangan terburu-buru.

Laila Wanahar Nadya

Menyenangkan karena memberikan materinya dengan cara bermain sambil belajar. Jadinya membikin kita untuk tidak bosan belajar matematika dan pesan saya agar metode pembelajaran ini dijalankan dengan lebih lagi…Materi yang diberikan selama ini cukup bagus, apalagi dengan metode pembelajarannya bermain-main sambil belajar. Dan metode ini cukup menyenangkan sehingga kita mengerti tentang bangun jarring-jaring.

Retno

Suka, karena belajar sambil bermain kita jadi lebih mudah menjangkau dalam pelajaran dan bias lebih mudeng lagi dan tidak membosankan. Ibu jangan lupa kembali ke sekolah ini… Semoga menjadi orang yang sukses.

Wimo

Saya senang jika belajar menggunakan metode pembelajaran ini karena saya akan mudah memahami materi yang diberikan. Sebaiknya setiap kelompok diawasi oleh setiap guru agar siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Rachmad Ardi Prakoso

Cara mengajarnya sangat menyenangkan sehingga siswa sering belajar bersama-sama dan tidak selalu dengan teman itu-itu saja…

Ghina Zahra

Pembelajaran kelompok ini sangat menyenangkan, karena kita bisa belajar dengan santai tetapi tetap paham. Juga bias melatih kerjasama, kekompakan dalam berkelompok.

Bella Chrisna Maharani

Saya senang bias bermain sambil belajar dengan guru dari Solo karena membuat saya lebih paham. Saya jadi lebih mengetahui tentang bangun datar. Kenapa gak ada bangun lengkung seperti tabung dan lingkaran? Walaupun gak digambar tetapi diberi materi dan tugas saja.

Rhomadan Ika Febriansyah

Saya sangat senang dengan diskusi kelompok ini karena bias menambah rumus matematika. Ibu guru harus menerangkan jarring-jaring bangun ruang lebih banyak lagi.

Zumi Hanifa

Pembelajarannya sangat menyenangkan karena dapat belajar bekerjasama dengan teman dan dapat berpikir dengan cara mengasyikkan. Metode dengan bermain dan bekerjasama sangat menyenangkan. Bu, jangan lupa sama anak VIII B dan kapan-kapan mampir ke SMP 15 lagi. Jika anak VIII B salah kami minta maaf ya bu…

Asandri Meidiningrum

Buat semuanya yang seru dunk!! Memang pelajarannya seru, tapi khan ga’ afdol kalo gurunya ga’ seru. Sering-sering ke Mabelta ya bu. Jangan sering-sering kasih PR. Aku suka dengan system pembelajaran kayak gini. Cz seru sich… I am very happy.

Rizal Kurniawan

Kalau mengajar jangan terlalu galak. Waktu untuk mengerjakan soal diperpanjang dong. Saya kira cara mengajarnya sudah bagus dan cepat dimengerti.

Anisa Bugi Yunara

Kesan saya terhadap Bapak Ibu guru yang selama tiga minggu ini sudah mengajar adalah cukup baik. Karena telah mengulang kembali pelajaran sat SD yang sudah saya lupa. Cukup member ketenangan saat belajar.

Kapan Datang Lagi....?

KESAN YANG MENGHARUKAN

(Bagian 1)

Terharu…. Mungkin hanya itu yang bisa saya ungkapkan, menanggapi “celoteh” polos murid-murid baruku (Siswa VIII B SMP Negeri 15 Yogyakarta) saat PKM putaran terakhir (Rabu, 11 Maret 2009) berikut ini:

Chandra Rizki Hakiki

Saya senang sekali mendapatkan pelajaran berupa “bermain sambil belajar”. Bukan saja membuat kita mengerti namun dapat menyenangkan hati. Sebagai refresing dan tidak bosan. Kita juga bisa berpikir secara kreatif. Dapat pula menilai dan mengetahui kesalahan serta ketidaktelitian kita dalam mengerjakan tugas. Semoga pelajaran seperti ini diadakan kembali. Amin.

Cherryl

Saya senang sekali bisa belajar matematika dengan metode seperti ini. Jujur metode ini membuat saya mengerti tentang bangun ruang. Padahal waktu SD saya beranggapan bab bangun ruang susah dan rumit. Tapi ternyata anggapan saya salah. Saya juga senang karena baru sekali ini ada banyak guru yang mengajar di dalam satu kelas. Gurunya baik-baik. Terus lanjutkan metode pembelajaran ini, karena memudahkan anak untuk mengerti matematika.

Latifa D

Dengan cara seperti ini saya lebih antusias dan asyik mengikuti pelajaran Matematika. Dan dengan belajar kelompok kita juga bisa bersosialisasi dan lebih dekat lagi dengan teman.Saran saya belajar matematika harus seperti ini agar siswa tidak mudah merasa bosan dan akan gampang mengikuti.

Eka Nugraha Sari

Pembelajarannya mengasyikkan, pengetahuan saya bertambah luas mengenai jarring-jaring, Membuat semakin PD dalam presentasi, Memudahkan persoalan karena belajar secara kelompok, Lebih cepat mengingat materi yang diberikan.Semoga metode pembelajara seperti ini dapat dilakukan karena menyenangkan dalam belajar dan bermain, belajar mengingat matematika.

Muctar Agus Tri W

Menyenangkan dan menarik, karena isa belajar sambil mempraktekkan dan mengasah daya pikir. Besuk-besuk datang lagi ke SMP 15…

Miranti Virlana

Menurut saya pelajaan matematika seperti ini sangat bagus karena dapat meningkatkan daya imajinasi dan kreatifitas siswa. Dan tidak menjadikan matematika monoton dan menjadi bosan karena isinya angka semua.Sering-sering ngadain pelajaran matematika seperti ini di SMP 15 terutama 8B.

Dian Kurniawati

Menyenangkan karena dapat bermain bangun ruang dan dapat menyusunnya dengan jarring-jaring bangun ruang.

Amelia Anita Sari

Menyenangkan karena bias berkelompok dengan teman lain, dan dapat menguji keaktifan dalam belajar matematika, dan dapat lebih santai dalam mengerjakan tugas selama KBM dimulai. Saya dapat mengetahui atau memahami lebih jelas bangun ruang yang dipelajari, dan dapat meningkatkan daya kreasi dalam mempelajari berbagai bentuk bangun ruang dalam pelajaran matematika, dan bias bekerjasama memecahkan masalah bersama teman.

Fidyah Rahmaniar

Saya merasa senang dengan kedatangan anda dan permainan-permainan anda dan permainan-permainan anda. Saya berharap saat anda menerangkan tolong lebih jelas.

Anggit Nurcahya Putra

Sangat menyenangkan pelajaran matematika seperti ini, karena dapat mudah dimengerti oleh siswa. Sangat menyenangkan belajar dengan bentuk dan agam jarring-jaring. Semoga Bapak/Ibu yang telah mengajar di sini menjadi lebih sukses.

Galang Putri Pratiwi

Dengan adanya materi ini saya lebih jelas dan tidak bosan dengan pelajaran matematika yang mungkin tiap minggu terlalu banyak. Kami ingin pelajaran seperti ini seminggu sekali juga taka apa.

Wiwin Dwi Arif Wicaksono.

Lebih mengerti tentang pelajaran bangun-bangun. Belajar kelompok memudahkan kita dalam belajar. Lebih diperpanjang lagi waktu mengerjakan pelajaran.

Buyung B.

Menyenangkan dan menarik, belajar matematika dengan cara seperti ini membuat lebih mudah dipahami. Lebih sering datang lagi…


BERSAMBUNG..................!


Jaring-Jaring Limas Yang Membuat Gemas

DO PUTARAN KETIGA


Rabu, 11 Maret 2009 adalah giliran saya dan Pak Tri melaksanakan DO putaran terakhir di SMP 15 Yogyakarta. Meski banyak hal yang mesti saya perbaiki. Misalnya tentang proses apersepsi yang sempat membuat saya mengubah skenario karena siswa tidak mengerjakan PR juga perhatian saya yang kurang jeli, karena salah satu siswa “tertangkap” observer nyambi membaca novel. Proses apersepsi yang semula membuat siswa “mati gaya” karena mungkin PR pertemuan sebelumnya sangat sulit (Masalahnya editor soalnya teman kami yang “pakar geometri”, yaitu Pak Ade. Barangkali sealiran dengan Pak Kirman, he…he…).


Beruntung anak yang deadlock menamai sudut-sudut jaring-jaring kubus, tidak berlangsung lama, karena saya segera masuk ke inti pembelajaran untuk membahas jarring-jaring prisma dan limas. Tapi satu hal yang saya peroleh dari proses apersepsi yang deadlock adalah bahwa anak paham betul ketika membuat jaring-jaring kubus tanpa nama titik sudut, tetapi ketika diminta memberi nama titik sudut-titik sudut dari sebuah jaring-jaring kubus mereka mengalami kesulitan. Menurut saya hal ini wajar, karena saya sendiri sebagai guru ketika mendapat materi tersebut dalam kuliah Pendalaman Materi awalnya juga mikir lama…


Namun begitu masuk ke kegiatan inti jaring-jaring prisma dan limas, berdasarkan pengamatan yang dilakukan tim, proses pembelajaran berlangsung interaktif dan menarik. Ternyata anak-anak sangat kreatif, dan berhasil menemukan banyak macam jaring-jaring prisma dan limas yang awalnya tidak kami pikirkan. beberapa kelompok, tidak cukup dengan lembar kerja yang kami sediakan. Saking asyiknya sampai batas waktu yang dtetapkan siswa juga tidak mau berhenti, bahkan banyak yang menyatakan pulangnya diundur juga tidak apa-apa…(Wah, kapan ada murid saya yang begini ya…)


Bahkan kelompok yang mendapat giliran menemukan jaring-jaring limas segi enam, sampai gemas karena waktu sudah habis tapi menurut mereka masih ada yang belum sempat digambar (Akibatnya yang sudah digambar pun ada sisi yang tercecer satu). Dan ternyata anak-anak jeli, karena hal ini ditemukan kelompok lain saat presentasi. Proses penyanggahan atau menanggapi juga lebih “elegan” dibanding DO sebelumnya. Anak-anak tidak berebutan dan saling mengejek lagi, tetapi menyanggah dengan cara yang tertib. Intinya mereka semakin paham perbedaan pendapat dalam azas demokrasi. Hikmah yang perlu kita petik adalah “KADANG-KADANG KITA ORANG DEWASA (GURU) PERLU BELAJAR DARI MURID-MURID KITA” atau dengan istilah Jawa: KEBO NUSU GUDEL.