Berbagi Pengalaman

GO (ES TO) BLOG: MENJADI GURU PEMBELAJAR

Kegagalan Seribu Kali
akan Terbayarkan Oleh Sekali Keberhasilan
(Mario Teguh)

Satu hal yang sangat saya syukuri dari keikutsertaan saya kuliah Pendidikan Sertifikasi Guru di Prodi Matematika UNY adalah saya ketemu Dr Marsigit yang selalu “inovatif” dalam setiap perkuliahannya. Setiap awal pertemuan saya (juga teman-teman yang lain) selalu “senam jantung” menunggu “inovasi-inovasi baru” dari beliau. Awalnya, sebelum ketemu beliau saya berpikir mata kuliah yang saya ikuti adalah bagaiman menyusun RPP, dan saya sudah menyimpan berbagai macam pertanyaan untuk nanti saya tanyakan dalam perkuliahan. Tapi ketika saatnya kuliah, banyak hal yang beliau sampaikan, tidak sekedar RPP tapi juga beberapa “pencerahan” sebagai guru. Awalnya saya sulit (- tidak berani -) menyampaikan pertanyaan karena takut kalau-kalu pertanyaan saya nantinya “terlalu instan” dan menjadi sesuatu yang sangat “mengkhawatirkan” (istilah Pak Marsigit yang sangat popular di lingkungan teman-teman Program Sertifikasi).

Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu “inovasi-inovasi” yang beliau sampaikan membuat saya terbiasa dan enjoy, mengikuti perkuliahan beliau. Apalagi ketika beliau memperkenalkan blognya hingga “memaksa” saya dan teman-teman harus “go blog”. . Saya yakin dengan sedikit “paksaan” dari beliau membuat guru harus belajar bagaimana caranya “nge-net dan nge-blog” karena ternyata banyak teman-teman yang belum kenal internet sama sekali (bukan nyindir lho …).

Saya sendiri meski awalnya berat, karena harus bolak-balik ke warnet karena tidak punya akses internet di rumah (maklum di kampung). Akhirnya saya memutuskan memakai USB internet dengan pulsa pasca bayar. Kalau dipikir-pikir dengan mungkin lebih mahal disbanding akses ke warnet, tapi ketika kita bandingkan dengan kenyamanan yang kita dapat, akses di rumah rasanya lebih enjoy. Beruntung ada komitmen saya dengan suami untuk ikhlas menyisihkan dana “belajar dan mencari ilmu” (termasuk nge-net dan membeli buku).

Meskipun saya kenal internet sudah lama, namun selama ini saya hanya senang browsing, hanya ngumpulin artikel hingga jadi “kolektor” (sampai saya sendiri pusing ketika mencarinya). Berkat program “go blog” Pak Marsigit akhirnya saya bisa punya blog sendiri meski masih kacau. Maklum namanya belajar ngeblog, saya hanya trial and error (lebih sering errornya …). Kadang-kadang sampai uring-uringan sendiri karena hanya posting komentar saja tidak masuk-masuk. Belum lagi kalau aksesnya lemot. Apalagi untuk menghasilkan tulisan. Kadang-kadang sudah punya ide, begitu menghidupkan komputer jadi melayang. Tapi kesulitan-kesulitan yang ada rasanya terbayarkan ketika saya bisa menghasilkan sebuah karya (meski cuma pengalaman sederhana seperti ini). Dan kadang rasanya ada yang kurang kalau sehari saja tidak nge-blog, walau kadang-kadang cuma buka blognya teman sertifikasi (yang masih banyak kosong, he .. he..).
Berkat blog yang baru 3 minggu online, rasanya banyak manfaat yang saya dapat, antara lain:
  1. Kesempatan untuk menyampaikan tanggapan saya terutama hal-hal yang saya pikirkan dan tidak berani saya sampaikan ketika perkuliahan Perencanaan Pembelajaran.
  2. Mengasah kemampuan menulis terutama ide-ide dan pengalaman saya. Meski kadang sering berhenti di tengah jalan. Tapi saya berprinsip asal ada “kenekatan” pasti ada jalan. Yang penting kita mau berusaha dan terus belajar. Kita harus membuang jauh-jauh kata “putus asa” dalam kamus kita.
  3. Blog juga membuka pikiran dan mata hati saya untuk menghargai karya orang lain (sekecil apapun). Karena dari ide-ide yang kecil dan sederhana justru bisa sering menginspirasi saya menghasilkan ide yang lain (meski belum sempat saya tulis)
  4. Dengan blog juga kita mungkin akan mendapat banyak pengetahuan untuk meningkatkan profesionalisme kita. Apalagi jika kita sering berkunjung ke blog komunitas yang sama dengan profesi kita sebagai guru. Hal ini akan banyak membantu kita ketika kita melaksanakan pembelajaran di kelas.
  5. Dengan blog juga kita bisa menjalin persahabatan dan berbagi pengalaman sesama bloger. Sebagai contoh dengan blog saya yang baru beberapa minggu online, sudah mendapat kunjungan dari rekan mahasiswa S2 Matematika UNY, yaitu JB. Darmayasa (jerobudy.blogspot.com). Sungguh ini sesuatu yang sangat saya syukuri karena saya bisa mendapat jaringan ilmu di luar komunitas saya selama ini. Mungkin ini juga bisa disusul dan dimanfaatkan oleh rekan-rekan guru peserta Pendidikan Sertifikasi lainnya.
Demikian pembaca, sekali lagi sedikit pengalaman saya yang bisa saya ungkap di sini. Saya tunggu ide dan pengalaman rekan-rekan lainnya. Jadilah guru yang pembelajar! Please… Go Blog!.

5 komentar:

JB-Darmayasa (08709251022) mengatakan...

"Dari satu langkah sederhana terkadang muncul seribu gagasan baru"
barangkali itulah serangkaian kata yang ingin saya sampaikan dari tulisan ibu yang benar-benar jujur dan transparan dalam menyampaikan manfaat dari Nge-blog. Saya juga baru beberapa minggu aktif sebagai blogger dan saya yakin masih banyak potensi tersembunyi dari kemajuan teknologi yang belum bisa kita manfaatkan dalam membantu profesionalisme kerja kita sebagai pendidik (calon pendidik).
Satu ide terkait dengan blog yang ingin saya sampaikan dan kebetulan saat ini sedang saya tulis sebagai tugas "metodologi Penelitian Pendidikan" yaitu penggunaan blog dalam penilaian/assessment portofolio.
Rancangan proposal saya berjudul "PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN OPEN-ENDEN DAN PENILAIAN PORTOFOLIO BERBASIS BLOG TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA SMA DI JOGJAKARTA"
Rancangan ini saya rasa baru sebagai ide awal yang masih memerlukan banyak perbaikan/tambahan, dan secara khusus saya berharap ibu bisa memberikan masukan dari segi relevansi dan keterkaitan antara variabel independen dengan variabel dependennya!!
Semoga gagasan saya ini bisa memancing gagasan inovatif pada diri ibu sendiri yang bermuara terjadinya perkembangan ke arah yang lebih baik tentunya.
Seandainya ibu bersedia untuk diskusi secara online, ibu bisa lewat Yahoo Messenger (YM) dengan alamat YM saya yaitu: terunasongan@yahoo.com.
Terima kasih (Jero)

JB-Darmayasa (08709251022) mengatakan...

Ralat Bu Mulyati, judul yang saya Maksud adalah "Pendekatan Open-ended, bukan strategi belajar open-ended"
Ibu bisa memberikan masukan atau permasalahan yang bisa didiskusikan pada postingan saya dengan judul "Ruang Diskusi"
Makasi

Mulyati mengatakan...

Makasih banyak mas atas atensinya sama tulisan saya (meski hanya pengalaman kecil sepeti itu). Maaf baru bisa balas sekarang. Kemarin-kemarin baru banyak tugas, jadi belum sempat kasih tanggapan balik.
Terkait judul yang mas Jero ajukan memang menarik ya, karena memang blog untuk kalangan pelajar kayaknya baru tren akhir-akhir ini. Kalau pendapat saya, berkaitan relevansi judul antara variabel dependen dan independen asal mas Jero punya acuan dan tidak kesulitan untuk menjabarkan masing-masing variabel (pembelajaran open ended dan penalaran & komunikasi) ke dalam indikator-indikator yang terkait tidak masalah. Lagipula sekarang juga banyak literatur yang relevan. Kalau untuk portofolionya kan gampang bagi anak-anak SMA. Dan pemilihan judul dengan “pendekatan” saya rasa juga lebih fleksibel dibading “strategi”.
Atau jika mas Jero kesulitan, mungin variabel terikatnya bisa dipilih kemampuan pemecahan masalah, karena pendekatan open ended menurut saya lebih cocok ke sana, karena banyak alternatif jawaban.
Pengalaman saya dulu ketika saya buat karya ilmiah mengankat e_learning (2005) juga memanfaatkan portofolio dari murid-murid saya. Waktu itu saya suruh murid-murid saya membuat kliping matematika dari internet. Ternyata banyak hal yang saya temukan tidak terduga sebelumnya. Murid-murid saya yang awalnya tidak punya basic computer memadai ternyata menemukan materi, maupun artikel-artikel matematika yang menarik. Dan banyak yang bisa dimanfaatkan untuk memperkaya materi yang sedang dipelajari.
Pada rencana subyeknya Mas Jero, mungkin nanti materi portofolionya bisa lebih dispesifikkan lagi untuk materi atau bahasan tertentu, karena untuk anak SMA apalagi di Yogyakarta sudah lebih mahir dalam hal blog.
Itu dulu mungkin mas yang bisa saya sampaikan, soalnya secara detail saya belum memahami permasalahan yang akan diteliti mas Jero karena pengetahuan saya yang kurang. Harapan saya dengan blog ini kita bisa saling berbagi pengalaman.
Nanti saya tunggu pengalman mas Jero biar kita bisa saling berbagi. Karena saya yakin, ilmu bisa kita dapatkan di mana saja dan dari siap saja, dan mungkin lebih banyak daripada yang kita dapatkan di bangku formal. Makasih (Atik)

Agus supranto,S.Pd mengatakan...

Baguslah dan selamat ngikuti acara Bpk Mario Teguh. Emang bagus kok. Kata-katanya kadang membuat hati nurani kita tersentuh. Bener ngga ... ? Bener-bener termasuk pencerahan juga.

Budiharjono mengatakan...

Pengalaman yang ibu sampaikan sangat membantu pendidik yang lain sebagai arah yang bisa dikuti dalam menambah motivasi untuk berkreasi di Blog. Tulisan-tulisan ibu yang lain juga menarik untuk dipikirkan dan dikaji. Ibu adalah sosok pendidik yang serius,ulet dan pekerja keras serta tanggung jawab. Sukses selalu buat ibu dikarya-karyanya yang lain.